Kenali Perbedaaan Tabungan dan Investasi Deposito

| | 0 Comments
investasi deposito

Kedua istilah baik tabungan ataupun investasi deposito merupakan produk yang serupa ditawarkan dari bank. Nyatanya ada perbedaan antar dua hal tersebut terutama pada waktu pengambilannya. Lantas apa saja faktor pembeda lainnya? Berikut ulasannya:

3 Perbedaan Utama Antar Tabungan dan Investasi Deposito

Tabungan sendiri merupakan simpanan uang yang bisa Anda ambil sewaktu-waktu sesuai keinginan. Sementara investasi deposito menjadi salah satu produk bank dimana hanya dapat diambil berdasarkan kesepakatan jangka waktu tertentu. Berikut perbedaan lain antar keduanya:

  1. Fleksibilitas

Uang yang disimpan dalam tabungan memang bisa Anda ambil kapan pun ketika sedang membutuhkannya. Lain halnya dengan pengambilan investasi deposito, dimana hanya dapar diambil setelah jatuh tempo. Perbedaan ini menjadi pertimbangan untuk memilih antara keduanya.

Masa jauh tempo dari investasi deposito sendiri bisa saja berbeda-beda sesuai dengan kebijakan bank itu sendiri. Umumnya dana yang dapat dambil setelah dua tahun lamanya. Produk keuangan ini mempunyai batasan jumlah deposit lebih tinggi jika dibandingkan dari besarnya tabungan.

2 Suku Bunga

Suku bunga pada investasi deposito memiliki besaran jauh lebih besar jika dibandingkan dengan tabungan. Biasanya mencapai 5 sampai 7% setiap taungga. Nilainya pun bisa saja berbeda-beda berdasar kebijakan bank saat mengeluarkannya bagi nasabah sehingga perlu menjadi pertimbangan.

Suku bunga yang lebih tinggi pada investasi deposito ini justru membuatnya terlihat menarik di mata masyarakat. Hal ini menjadi alasan mengapa banyak dari mereka memanfaatkannya untuk mulai berinvestasi daripada hanya sekedar menabung meski harus menyiapkan dana dalam jumlah besar.

3 Investasi vs Menabung

Jadi bisa dikatakan jika menabung hanya bertujuan untuk menambah besar tabungan sementara deposito dapat Anda manfaatkan sebagai langkah berinvestasi. Hal ini menjadi perbedaan paling mendasar antar keduanya. Setiap nasabah pun bisa saja memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Peran tabungan sebenarnya hanya ditujukan untuk menyimpan uang sebanyak-banyaknya sehingga bisa Anda ambil ketika memerlukannya. Sementara deposito menjadi produk investasi dengan resiko rendah meskipun tidak dapat diambil sewaktu-waktu.

Keuntungan Berinvestasi dengan Deposito

Salah satu keuntungan yang paling mendasar dari investasi deposito yaitu memperoleh bunga lebih besar daripada hanya menabung biasa. Pihak bank akan menentukan besarannya setiap tiga bulan atau per tahunnya.

Keamanan uang juga menjadi lebih terjamin karena berada di tangan bank. Lain halnya ketika Anda menyimpannya di rumah tentunya kemungkinan akan terkena tindakan kriminalitas juga kian tinggi. Menariknya, investasi dengan deposito dikenal dengan resiko sangat kecil dalam mengalami kerugian.

Bunga dari deposito ini pun bisa diakses dengan mudah. Hasilnya nanti dapat dicairkan dalam waktu singkat atau bahkan ditransfer ke rekening Anda masing-masing. Segala kerugian juga dijamin oleh penjamin simpanan.

Kelemahan Berinvestasi Lewat Deposito

Sayangnya keuntungan yang diperoleh cenderung kecil meski sudah mendapatkan bunga cukup besar dari bank. Laba ini bisa dikatakan tidak sebanding dengan besarnya uang Anda untuk didepositkan. Misalnya dana sebesar 100 juta hanya akan memperoleh sebesar 5 sampai 6% persen atau 2 juta saja

Investasi deposito masih dipengaruhi dengan laju inflasi yang ada. Hal ini dikarenakan harga bahan pokok kian hari semakin meningkat sehingga nilai uang bisa saja mengalami penurunan. Jadi besarnya tentu akan berbeda untuk dua tahun mendatang.

Jadi beberapa kelemahan tersebut bisa Anda pertimbangkan dalam berinvestasi. Perbedaan investasi deposito dengan tabungan memang memiliki perbedaan masing-masing sehingga dapat dijadikan pertimbangan saat memilihnya. Kunjungi swaberita.com untuk mendapat informasi menarik lainnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *