IG Han So Hee Diserbu Warganet Indonesia, Psikolog Ungkap Penyebab Sering Baper saat Nonton Drama

| | 0 Comments

Aktris Korea, Han So Hee baru baru ini telah mencuri perhatian penonton drama korea melalui perannya dalam The World of The Married. Tidak hanya di Korea Selatan, sosok Han So Hee juga sukses menjadi perbincangan pecinta drama di Indonesia. Dalam drama tersebut, wanita 25 tahun ini berperan sebagai Yeo Da Kyung yang merupakan orang ketiga dalam rumah tangga Jin Sun Woo (Kim Hee Ae) dan Lee Tae Oh (Park Hae Joon).

Perannya ini memiliki sikap yang dingin, serta rasa tak tahu malu telah merusak keharmonisan rumah tangga orang lain. Akting apiknya sebagai perebut laki orang (pelakor) inipun berhasil menguras emosi para penonton. Banyak penonton yang terbawa suasana hingga ke kehidupan nyata dengan peran Han So Hee itu.

Alhasil akun Instagram Han So Hee @xeesoxee , bertabur komentar pedas dari warganet. Tak sedikit cibiran berbahasa Indonesia membanjiri kolom komentar di foto terbaru yang ia unggah pada 16 April 2020. Bahkan postingan itu mendapat respon paling banyak di antara 200 unggahan lainnya di akun Instagram pribadinya.

Kata Pelakor pun sangat mudah ditemukan dalam kolom komentar di unggahan terbaru Han So Hee. "PELAKOORRR" tulis seorang warganet. "Mba mba Pelakor," tulis lainnya.

"Mba apa kamu bahagia sekarang!!?" ucap yang lain. "Mba kamu itu cantik lo eman eman kalo jadi pelakor," kata warganet lainnya. Komentar komentar pedas warganet Indonesia di akun @xeesoxee ini pun menjadi viral di media sosialbaik di Instagram maupun Twitter.

Satu di antaranya diunggah oleh akun Instagram @makrumpita yang kemudiandibagikan di Twitter oleh akun @komarcnvs. Psikolog dari Lembaga Psikologi Anava, Solo, Maya Savitri memberikan pandangannya terkait hal tersebut. Maya mengungkapkan terdapat faktor utama yang membuat seseorangdapatterbawaperasaansaat menonton sebuah drama hingga ke kehidupan nyata.

Yakni masalah emosional, dimana 'perasaan' lebih dikedepankan dibanding dengan logika. Maya menyebut mayoritas hal ini dirasakan oleh kaum perempuan. Sehingga tidak sedikit yang akan terbawa dalam alur cerita yang terjadi di dalam drama tersebut.

"Dengan kondisi ini, perempuan lebih punya kepekaan terhadap perasaan orang lain termasuk nonton drakor (drama korea)," imbuhnya. "Muncullah sisi "berempati" yang menjadi sifat alami perempuan," imbuhnya. Lebih lanjut, Maya juga tak menampik kalau hal itu juga dapat dialami oleh kaum laki laki, namun itu sangat jarang terjadi.

"Pada laki laki bisa terjadi tapi jarang," ungkapnya. "Semua kembali pada pembentukan karakter di masa kecil oleh orang tua atau polah asuh," kata Maya. Maya menyebutkanpenting adanya pengelolaan diri saat menonton baik itu film maupun drama serial.

Karena hal itu dapat membantu individu dalam mengelola pikiran, perasaan, ucapan dan perbuatan yang akan dilakukannya. "Kuncinya adalah pengelolaan diri," tegas Maya. Terkait hal ini Maya juga menuturkan jika memiliki pengelolaan diri yang baik maka mengedepankan 'perasaan' akan menjadi suatu kelebihan seseorang.

"Sebenarnya lebih mengedepankan 'perasaan' kalo dikelola dengan baik akan menjadi kelebihan," ungkapnya. "Karena lebih punya empati, lebih bisa menata perasaan yang terjadi," imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *