Wamen BUMN: Saya Ditugasi Cari Ventilator hingga ke Ujung Dunia

| | 0 Comments

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin mengaku diberi tugas untuk mencari ventilator demi memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Tugas tersebut langsung diberikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir di tengah pandemi virus Corona (Covid 19). “Saya ditugasi Pak Menteri (Erick Thohir), ditugasi cari ventilator sampai ke ujung dunia. Jadi termasuk Elon Musk nge tweet kita kejar juga,” ujar Budi saat teleconference dengan wartawan, Selasa (7/4/2020).

Budi menambahkan, saat ini kebutuhan ventilator di dunia sangat tinggi. Bahkan, negara seperti Amerika Serikat pun kekurangan ventilator. “Yang saya dengar, yang bisa menyuplai dan membangun ventilator yang cukup itu China dan Rusia,” kata Budi. Kendati sulit, Budi mengaku akan tetap berusaha sekuat tenaga untuk mendapat ventilator.

“Ini karena tugas pak menteri saja suruh cari sampai pelosok negeri, ya saya cari sampai kemanapun kita cari,” ucap dia. Sebelumnya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin meminta bantuan ventilator untuk para pasien corona di Indonesia kepada CEO Tesla Motors, Elon Musk. Hal tersebut terungkap dari cuitan akun Twitter pribadi Budi @BudiGsadikin yang dilihat Kompas.com pada Senin (6/4/2020).

“Dear Elon, kami mengelola 70 rumah sakit dengan sekitar 6.500 tempat tidur di Indonesia dan sedang membutuhkan 300 400 ventilator tambahan secepat mungkin untuk menangani pasien baru,” tulis Budi. Unggahan Budi itu untuk merespons cuitan Elon Musk di akun Twitter nya @elonmusk pada Rabu (1/4/2020). Saat itu Elon Musk mengaku memiliki ventilator untuk diberikan ke rumah sakit di seluruh dunia dalam jangkauan Tesla secara gratis.

Namun, Elon Musk memberikan syarat kepada rumah sakit yang ingin mendapatkan bantuan ventilator tersebut. “Kami memiliki ventilator tambahan yang disetujui FDA. Akan dikirim ke rumah sakit di seluruh dunia dalam wilayah pengiriman Tesla. Perangkat dan biaya pengiriman gratis. Satu satunya persyaratan, yakni ventilasi dibutuhkan segera untuk pasien, tidak disimpan di dalam gudang,” tulis Elon Musk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *