Turis Austria yang Rusak Patung di Italia saat Berfoto Terancam Hadapi Tuntutan

| | 0 Comments

Seorang turis Austria dilaporkan merusak satu patung bersejarah di Italia. Insiden itu terjadi ketika turis Austria yang tak disebutkan namanya tersebut mengunjungi Museo Gypsotheca Antonio Canova di Possagno, Italia. Ia sengaja duduk di atas patung bersejarah karya senima Italia yang populer yaitu Antonio Canova.

Insiden tersebut terekam kamera pengawas museum. Turis itu duduk di patung Pauline Bonaparte atau Venus Victrix yang setelah itu kehilangan jari kakinya. Awalnya turis tersebut langsung meninggalkan kerusakan tanpa melapor kepada petugas.

Menurut New York Times, otoritas lokal melacak pria itu setelah dia meninggalkan museum. Petugas mencarinya untuk dimintai pertangungjawaban. Namun, tampaknya turis itu akhirnya benar benar menyerahkan diri dan menulis surat kepada Presiden Yayasan Canova Vittorio Sgarbi.

Ia mengungkapkan kesedihannya atas insiden tersebut. "Itu adalah perilaku yang tidak bertanggung jawab di pihak saya, konsekuensinya tidak saya ketahui, jadi saya biasanya melanjutkan kunjungan ke museum dan selama tinggal di Italia (saya tidak melarikan diri)," tulis pelakunya. “Selama kunjungan saya duduk di atas patung itu, tanpa menyadari kerusakan yang jelas saya timbulkan. Saya meminta informasi dari Anda tentang langkah langkah yang diperlukan di pihak saya dalam situasi yang sangat tidak menyenangkan ini bagi saya dan yang pertama tama saya minta maaf dalam segala hal. ”

CNN melaporkan bahwa pengadilan di Treviso sedang mempertimbangkan untuk mengajukan tuntutan terhadap pria tersebut. Banyak institusi seni yang berbeda di seluruh dunia memiliki ide yang berbeda tentang jenis hukuman orang yang merusak seni bersejarah. Masih dalam perdebatan turis diperbolehkan berfoto dengan karya seni atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *